Masjid Menurut
Bahasa
Kata masjid merupakan isim
yang diambil dari kata sujud; bentuk dasasnya adalah sajada – yasjudu.
Al – Masjid berarti tempat
bersujud.
Al – Masjad berarti kening orang
yang berbekas sujud.
Al – Misjad berarti Al –
Khumrah ( sajadah ), yaitu tikar kecil yang dipakai sebagai alat shalat.
Dalam sebuah Hadits disebutkan bahwa
Rasulullah SAW shalat beralasakan Al – Khumrah. Aisyah meriwayatkan
bahwa Rasulullah SAW bersabda, “ Ambilkan saya Al – Khumrah dari masjid.
Sebagian orang berpendapat bahwa Al
– Misjid berarti rumah tempatbersujud, sedangkan Al – Masjad berarti
mihrab di rumah – rumah atau tempat – tempat shalat di berbagai perkumpulan.
Masjid
Menurut Istilah
Menurut Az – Zujaj, semua tempat
ibadah disebut masjid. Bukankankah Rasulullah SAW bersabda, “ Dan kujadikan
untukku bumi sebagai masjid dan tempat yang suci.
Sementara itu, Az – Zarkasyi
mendefinisikannya sebagai tempat ibadah, seperti definisi yang dilontarkan Az –
Zujaj. Selain itu, ia menduga, pemilihan kata masjid untuk menyebuttempat
shalat karena sujudmerupakan perbuatan palin mulia dalam shalat untuk
mendekatkan diri kepada Tuhan.
Senada dengan Az – Zarkasyi, Dr.
Abdul Malik As- Sa’di mendefinisikan masjid sebagai tempat yang khusus
disiapkan untuk pelaksanaan shalat lima waktu dan berkumpul, serta berlaku
selamanya. Jadi, berdasarkan definisi ini, tempat yang disediakan untuk shalat
Id dan sebagainya tidak tergolong masjid. Selain itu, berdasarkan pernyataan “
berlaku selamanya”, tempat yang disiapkan secara khusus untuk shalat di rumah
atau di kampung – kampung pun tidak tergolong masjid.
Pendapat terakhir inilah yang paling
kuat, karena lebih konsisten dibandingkan definisi lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar