Senin, 15 Desember 2014

Pengertian Masjid Menurut Bahasa dan Istilah


Masjid Menurut Bahasa
            Kata masjid merupakan isim yang diambil dari kata sujud; bentuk dasasnya adalah sajada – yasjudu.
            Al – Masjid berarti tempat bersujud.
            Al – Masjad berarti kening orang yang berbekas sujud.
            Al – Misjad berarti Al – Khumrah ( sajadah ), yaitu tikar kecil yang dipakai sebagai alat shalat.
            Dalam sebuah Hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW shalat beralasakan Al – Khumrah. Aisyah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “ Ambilkan saya Al – Khumrah dari masjid.
            Sebagian orang berpendapat bahwa Al – Misjid berarti rumah tempatbersujud, sedangkan Al – Masjad berarti mihrab di rumah – rumah atau tempat – tempat shalat di berbagai perkumpulan.

Masjid Menurut Istilah
            Menurut Az – Zujaj, semua tempat ibadah disebut masjid. Bukankankah Rasulullah SAW bersabda, “ Dan kujadikan untukku bumi sebagai masjid dan tempat yang suci.
            Sementara itu, Az – Zarkasyi mendefinisikannya sebagai tempat ibadah, seperti definisi yang dilontarkan Az – Zujaj. Selain itu, ia menduga, pemilihan kata masjid untuk menyebuttempat shalat karena sujudmerupakan perbuatan palin mulia dalam shalat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.
            Senada dengan Az – Zarkasyi, Dr. Abdul Malik As- Sa’di mendefinisikan masjid sebagai tempat yang khusus disiapkan untuk pelaksanaan shalat lima waktu dan berkumpul, serta berlaku selamanya. Jadi, berdasarkan definisi ini, tempat yang disediakan untuk shalat Id dan sebagainya tidak tergolong masjid. Selain itu, berdasarkan pernyataan “ berlaku selamanya”, tempat yang disiapkan secara khusus untuk shalat di rumah atau di kampung – kampung pun tidak tergolong masjid.
            Pendapat terakhir inilah yang paling kuat, karena lebih konsisten dibandingkan definisi lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar